News
review

Solusi Lenovo S860 Sinyal Lemah Setelah Update kitkat 4.4.2

Jumat, 01 Agustus 2014 2 Comments


Cara ke 1 :


 Sinyal lemah setelah update kitkat 4.4.2 Lenovo S860, mungkin Anda dapat mencoba Modem_S860_V102_ROW. Dapat Anda download di

https://mega.co.nz/#!6d4lQKxL!e7K3N0zeR8btMMMEewfNlXtos8Qhr49rFL3VuK-XS2k
 
 

* Harus sudah terinstal recovery TWRP
* Hanya Untuk 2GB Row Versi


langkah:
- Masuk ke recovery twrp
- Install Modem
- Setelah itu, Hapus cache / Dalvik
- Reboot
Sistem

Sinyal akan hilang setelah beberapa saat melakukan Flash modem. Yang perlu Anda lakukan adalah menunggu beberapa saat dan menunggu sampai sinyal penuh. Tapi akan terjadi error ketika Anda mengirim pesan chat seperti aplikasi bbm / line.

Jangan khawatir, Anda hanya perlu mengatur ulang jaringan lagi dengan langkah-langkah

Lakukan secara acak memilih dan menunggu, dan terakhir pada pilihan:

     - Modus metwork = (auto)
     - Jaringan Operator pilih kembali secara otomatis
     - Reboot

Dengan cara ini saya lakukan dan hasilnya bekerja dengan baik sinyalnya. Sinyal kuat di posisi 3-4 bar. Di ruang yang sama dan posisi yang sama.


Terima Kasih kepada :

steaven di lenovo-forum.ru

===========================

Cara ke 2 :


Disable Fast Dormancy :

- Masuk Ke Engineering Mode MTK (Menggunakan Mobileuncle MTK Tool)
- Telephony -> Fast Dormancy -> Config FD
- Pilih
"Turn Off R8 FD & Legacy FD", nanti akan ada tulisan "Success"
- Back terus hingga Quit



===========================

Cara ke 3 :


1. Ke Engineer Mode (Mobileuncle MTK Tool)
2. Network and select Selecting GSM / WCDMA (auto)
3. Restart/ Reboot.

(FIX) Lenovo S860 Low Signal after Update KitKat 4.4.2

3 Comments

Method  1  :


 Maybe you can try Modem_S860_V102_ROW. Can be downloaded at
https://mega.co.nz/#!6d4lQKxL!e7K3N0zeR8btMMMEewfNlXtos8Qhr49rFL3VuK-XS2k
 
* Recovery TWRP
* Only For 2GB Row Version

Step :
- Go into recovery twrp
- Install Modem
- After that, Clear cache / dalvik
- Reboot System

Signal will disappear after a while doing flash modem. All you need to do is wait a while and wait until the full signal. But it would be an error when you send a chat message like the application of bbm / line.

Do not worry, you just need to reset the network again with the steps

Perform randomly select and wait, and finally the choice:
  • - Metwork mode = (auto)
  • - Network Operators select back automatically
  • - Reboot
This way I have done and the results are evident. Strong signal at position 3-4 bar. In the same room and the same position.

Thanks to

- steaven at lenovo-forum.ru

======================================

Method  2  :

**Disable Fast dormancy**

- Go Into Engineering MTK Mode (Using Mobileuncle MTK Tool)- Tab Telephony > Fast dormancy > Config FD
- Select "Turn Off R8 FD & Legacy FD", OK.  there will be a toast of "Success"
- Back > Back > Back > to Exit
========================================
 

Method  3  :

1. Go to Engineer Mode (MTK)
2. Network and select Selecting GSM / WCDMA (auto)
3. Restart/ Reboot.
========================================
All of these methods I have done and the results are clear. Strong signal in position 3-4 bar. In the same space and the same position.

HTC One Saingi Samsung Galaxy S4 dan iPhone 5

Senin, 24 Juni 2013 No Comments
HTC One yang merupakan smartphone keluaran terbaru dari HTC, mendapat perhatian lebih dari konsumen di Indonesia. Pada ajang ICS 2013 yang digelar JCC kemarin, HTC One menjadi salah satu smartphone yang paling dicari. Kehadiran HTC One ini memang ditujukan untuk menyaingi Samsung Galaxy S4 dan iPhone 5. Kira-kira apa yang membuat smartphone ini diminati banyak orang? Penasaran? Mari kita bahas.

Design and Build Quality


HTC One didesain dengan desain terbaik, dibalut dengan kombinasi bahan metal dan kaca, membuat smartphone ini terlihat elegan. Memiliki ukuran 13.6 x 6.98 x 0.79 cm, HTC One terasa lebih ramping dari HTC One X dan lebih pas dalam genggaman. Ada sedikit kekurangan dari desainnya, karena desainnya unibodi, baterai tidak dapat diganti dan slot untuk kartu memori tidak tersedia. Pada bagian atas sebelah kira terdapat lampu LED yang berfungsi sebagai penanda bahwa adanya panggilan, sms, dan juga penanda bahwa ponsel Anda kehabisan daya. Untuk tombol power-nya terletak pada bagian atas dan bersebelahan dengan port audio jack 3.5mm. Dan tombol untuk mengatur suara terdapat pada sisi kanan ponsel.
 
Apabila Anda terbisa dengan ponsel berbasis Android, pastinya tidak akan heran dengan tombol eksekusi yang berada pada penampang layar depan. Namun ada yang berbeda dengan HTC One. Ponsel ini hanya menyematkan dua buah tombol haptic, Back dan Home. Saat Anda menahan tombol Home dengan lama, Google Now akan muncul sementara saat Anda mengetuk dua kali, Task Switcher akan muncul.  HTC One mengusung layar Super LCD3 4.7" berkedalaman 16 juta warna yang memberikan tampilan gambar tajam dan jernih. Tak hanya itu, layarnya juga sudah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 2 sehingga tahan akan goresan sekalipun. Dengan layarnya yang besar, nikmati menonton film, bermain games ataupun konten multimedia lainnya dengan nyaman.

Features and Performance


Berada pada katagori kelas premium, sudah pasti HTC One dibekali dengan hardware yang mumpuni. Disenjatai dengan prosesor yang terbaik saat ini, prosesor HTC One memiliki kecepatan 1.7GHz dengan memori RAM 2GB sehingga membuat kinerja smartphone ini sangat mulus.

Untuk interface-nya HTC One memang mengkostumnya dengan tampilan yang sangat baru. Hal ini membuat para pengguna sedikit kebingungan karena tampilan antarmuka yang digunakan HTC One. HTC memang melakukan perubahan besar untuk interface HTC One dan berbeda dengan smartphone pendahulunya. Berbeda dengan tampilan Home pada ponsel dengan OS Android kebanyakan, HTC One memperkenalkan HTC BlinkFeed.

Sama seperti Windows Phone, fitur ini merupakan kumpulan dari berbagai update terbaru yang Anda sematkan ke Home. Situs media sosial, berita atau hiburan dapat Anda letakkan di sana. Dengan cara ini Anda tetap dapat membaca berita terbaru tanpa harus masuk ke dalam setiap aplikasi, sehingga mengurangi waktu Anda saat berinteraksi dengan ponsel.

Selain Blinkfeed, HTC One juga didukung beberapa fitur unggulan, salah satunya adalah Dropbox yang sudah tersemat di ponsel ini. Tidak perlu repot Anda hanya perlu login pada akun Dropbox dan Anda akan langsung mendapatkan gratis 25 GB space selama dua tahun. Ada lagi aplikasi lain yang bisa menunjang pekerjaan Anda, seperti Polaris Office dan PDF Viewer yang berfungsi untuk membukan dan mengedit dokumen. Dan bagi Anda yang suka bermain saham HTC One juga dilengkapi aplikasi Stocks yang menampilkan info pergerakan pasar saham dunia secara realtime.

Fitur lainnya adalah HTC UltraPixel Camera. Teknologi ini merupakan fitur yang baru serta terdepan dalam teknologi pencitraan. Fitur ini memberikan Anda kemampuan untuk mengambil gambar dengan cepat tanpa kekurangan warna. Kemampuan ini akan mengambil cahaya lebih banyak apabila dibandingkan dengan kamera ponsel lain dengan besaran 8 atau 13 megapiksel.


Teknologi yang dikembang kan oleh HTC ini mengidap UltraPixel Sensor yang dibuat dengan memperbesar ukuran piksel sehingga setiap pikselnya mampu mendapatkan banyak cahaya hingga lebih dari 300% daripada kamera 13 megapiksel yang biasa. Selain itu, HTC IamgeChip memberikan kemampuan autofocus berkelanjutan, pewarnaan dan meminimalisir noise. Sementara F/2.o Aperture merupakan aperture yang terbesar yang hingga kini berhasil disematkan ke dalam smartphone. Di sisi lain, Optical Image Stabilization akan mengurangi hasil foto dan video terlihat buram.

Buat Anda yang suka mendengarkan musik atau menonton video di ponsel Anda, audio yang mumpuni pasti menjadi hal yang wajib. Maka dari itu HTC juga membenamkan fitur HTC BoomSound. Fitur ini membuat hentakan file audio Anda dengan lebih bertenaga. Tidak ada lagi suara standar seperti yang biasa Anda temukan pada ponsel kebanyakan. Dua buah speaker yang terletak pada bagian depan memberikan suara stereo yang ditenagai oleh built-in amplifier yang memberikan suara yang besar dengan distorsi yang rendah.  Dan yang lebih menarik lagi adalah fitur Sense Voice. Mengapa? Karena ketika dunia tidak memiliki tombol penyaring suara, HTC One punya. Sehingga saat Anda sedang berada di tempat gaduh, HTC One mampu menyaring suara sedemikian rupa hingga Anda hanya akan mendengar suara yang jernih. Fitur ini dinamakan Sense Voice, karena suara memiliki sensitifitas tersendiri.

Smartphone premium sudah pasti memiliki konektivitas unggulan. Itulah yang dihadirkan HTC One, smartphone ini seperti memiliki kelengkapan konektivitas pada saat ini. Mulai dari HSDPA yang dapat mengakses internet berkecapatan tinggi hingga 42Mbps, serta dukungan browser bawaan serta Chrome Mobile, membuat Anda dapat membuka halaman hingga 16 tab. Untuk transfer data Anda juga bisa menggunakan Bluetooth, atau Anda dapat menggunakan DLNA, NFC serta kabel micro USB 2.0 yang mendukung MHL adapter.

Smartphone yang mulai dijual dengan harga Rp 7,5 juta ini ternyata mampu menjadi menjadi magnet yang menarik konsumen kelas menengah untuk membelinya. Angka penjualan HTC One ini terhitung tinggi mengingat smartphone tersebut masih baru dan membidik pasar smartphone kelas atas. Dibekali beberapa fitur baru seperti teknologi UltraPixel yang pertama dipakai pada kamera ponsel dan layar Full HD yang dimilikinya sudah pasti smartphone ini menjadi buruan banyak konsumen.

Tablet Samsung Ativ Q dengan 2 Sistem Operasi Sekaligus

No Comments
Vendor asal Korea ini nampaknya tidak pernah berhenti meluncurkan produk-produk barunya. Seakan selalu ingin menduduki puncak teratas diantara vendor lainnya. Melalui acara Samsung Premier 2013 yang dilakukan di London, Inggris, Samsung merilis tablet yang memiliki dua sistem operasi, Samsung Ativ Q.

Tablet dengan OS ganda seakan tidak mungkin terjadi. Tablet ini menggabungkan sistem operasi Windows dengan Android. Terobosan terbaru dari Samsung ini menarik perhatian banyak orang. Bagaimana tidak tablet dengan dual OS dan dapat berjalan bersamaan, Anda tidak perlu me-reboot tablet Anda saat melakukan pergantian OS. Semudah membalikkan tangan.

Bukan hanya OS ganda, Samsung Ativ juga didukung beberapa fitur baru yang mungkin tidak dimiliki tablet lain. Contohnya adalah fitur Side Sync, dimana fitur ini membuat Anda terhubung dengan smartphone  dengan cara yang bisa dibilang menakjubkan. Fitur WiFi-nya juga mampu menampilkan layar virtual smartphone dalam layar Ativ Q membuat transfer file dua perangkat ini lebih mudah, hanya perlu 'tarik' dan 'jatuhkan'

Setelah berbicara tentang OS-nya, bagaimana dengan desain dan Hardware tablet ini? Layar 13.3 inci menghiasi tablet ini dengan resolusi yang cukup besar 3200 x 1800 dan tingkat kepadatan resolusi 275ppi. Samsung Ativ Q juga dibekali dengan keyboard QWERTY yang bisa dijadikan beberapa mode tergantung kebutuhan Anda. Dan satu lagi yang menarik dari produk ini adalah disertakannya S Pen dalam paket penjualannya seperti Galaxy Note.

Apa yang terjadi dengan hardware-nya? Samsung Ativ Q menggunakan prosesor Intel Haswell core i5 dengan RAM 4GB DDR3, dan juga Intel HD Graphics 4000 yang menyokong bagian grafis. Tablet ini juga memiliki baterai yang mampu bertahan hingga 9jam.

Spesifikasi dan beberapa fiturnya telah diumumkan. Lalu kapan tablet ini akan masuk kepasaran? Sayang sekali hingga saat ini Samsung belum memberi kejelasan kapan Samsung Ativ Q akan dijual secara global dan berapa harga yang dibanderol.

10 Super-Komputer Tercepat di Dunia

Kamis, 20 Juni 2013 No Comments
Negara-negara besar tampaknya sedang berkompetisi dalam membuat superkomputer tercepat. Untuk saat ini, China berhasil menjadi pemenang dengan produk Tianhe-2.

Tianhe, yang secara harafiah dapat disebut sebagai Milky Way atau Bimasakti, generasi kedua dinobatkan menjadi yang tercepat setelah dalam sebuah tes benchmark, perangkat ini mencatat kecepatan proses 33,86 petaflops (kalkulasi 1000 triliun) per detik.

Salah satu keunikan yang dimiliki oleh Tianhe-2 adalah komponennya. Nyaris semua perangkat yang terdapat dalam superkomputer ini dibuat dan dikembangkan langsung di negeri Tirai Bambu. Hanya satu bagian utama yang dibuat di luar negeri, yaitu prosesor. Pihak pembuat Tianhe-2, National University of Defense Technology, memercayakan bagian penting tersebut kepada Intel.

"Tianhe-2 memiliki 16.000 node, masing-masing dilengkapi dua prosesor Intel Xeon dengan arsitektur Ivy Bridge dan tiga prosesor Xeon Phi. Jika digabungkan, keduanya menghasilkan 3.120.000 inti komputasi," kata situs Top 500, pihak penguji superkomputer.

Dari 500 superkomputer tercepat saat ini, 252 perangkat terdapat di AS, 112 di Eropa, 66 di China, dan 30 di Jepang.

Berikut 10 superkomputer tercepat di dunia saat ini, seperti dikutip dari Arstechnica.

1. Tianhe-2 (National University of Defense Technology, China)

Inilah superkomputer tercepat di dunia saat ini. Perangkat yang merupakan seri penerus dari Tianhe-1A ini mencatatkan rekor tercepat di dunia, dengan performa 33,86 petaflop. Tianhe-2 menggunakan prosesor Intel Xeon arsitektur Ivy Bridge dan Intel Xeon Phi dengan total 3,12 juta inti (core). Komputer ini menghabiskan daya 17,808 kilowatts dan secara teori mampu menyentuh kecepatan 54,9 petaflop.

2. Titan (Oak Ridge National Laboratory, AS)

Komputer ini pernah menjadi yang tercepat di dunia, sebelum digeser oleh Tianhe-2. Ia memiliki kecepatan proses 17,6 petaflop. Sistem ini menggunakan CPU berbasiskan AMD Cray dan GPU Nvidia dengan total 560.640 inti. Perangkat ini menduduki posisi ketiga sebagai superkomputer paling hemat daya, dengan menggunakan 8.209 kilowatt.

3. Sequoia (Lawrence Livermore National Laboratory, AS)

 Perangkat ini juga pernah merasakan titel tercepat di dunia, setidaknya hingga Juni 2012 yang lalu. Sequoia digunakan oleh perusahaan nuklir negara AS untuk menyimulasikan umur dari senjata nuklir. Berbasiskan Blue Gene/Q buatan IBM, perangkat ini memiliki nyaris 1,6 juta inti prosesor dan mampu menyentuh kecepatan 17,2 petaflop.

4. K Computer (RIKEN Advanced Institute for Computational Science, Jepang)

Pernah menjadi yang tercepat di 2011. K computer ini dibuat dan dikembangkan oleh Fujitsu. Mampu menghadirkan kecepatan 10,5 petaflop dengan 705.024 inti Sparc.

5. Mira (Department of Energy milik Argonne National Laboratory, AS)

Menggunakan sistem Blue Gene/G milik IBM dengan 786.432 inti untuk mencapai kecepatan 8,6 petaflop. Saat beroperasi penuh di tahun 2014 nanti, ia akan menawarkan 5 miliar jam komputasi per tahun untuk para ilmuwan (perhitungan waktu untuk tiap inti).

6. Stampede (Texas Advanced Computing Center, University of Texas, AS)

Menggunakan server Dell PowerEdge dengan prosesor Xeon dari Intel dan interconnect InfiniBand, Stampede mampu mencetak kecepatan 5,2 petaflop. Ini merupakan sistem terbesar di dunia yang digunakan untuk penelitian sains. Semua peneliti yang ada di institusi AS bisa meminta untuk menggunakan perangkat ini.

7. Juqueen (Julich Supercomputing Center, Jerman)

Menggunakan sistem Blue Gene/Q buatan IBM. Hadir dengan 458.752 inti dan mampu menyentuh kecepatan 5 teraflop. Menggunakan daya sebesar 2.301 killowats, Juqueen merupakan salah satu superkomputer hemat daya.

8. Vulcan (Lawrence Livermore National Laboratory, AS) 

Juga hadir dengan menggunakan teknologi Blue Gene/Q. Kecepatannya mampu menyentuh angka 4,3 petaflop dan memiliki 392.216 inti. Tidak digunakan untuk kepentingan pemerintah, melainkan untuk industri dan penelitian pihak universitas di Jerman.

9. SuperMuc (Leibniz Supercomputing Centre, Jerman)

 Menggunakan server buatan IBM, iDataPlex, 300TB RAM, dan interconnect InfiniBand, SuperMuc memiliki 147.456 inci dan mampu mencapai kecepatan 2,9 petaflop.

10. Tianhe-1A (National Supercomputing Center, China)

 Saudara tua Tianhe-2. Pernah menjadi tercepat pada November 2010 yang lalu. Produk ini menggunakan prosesor Intel Xeon dan GPU Nvidia dengan inti proses sebanyak 183.368 berkecepatan 2,6 petaflop. 

sumber : kompas

Acer Liquid E2 dengan Quad-Core dari MediaTek

No Comments
Jika Anda gerah dengan smartphone berprosesor 4 inti (quad-core) yang harganya terbilang mahal maka kolaborasi Acer dan MediaTek kali ini pasti lebih menyenangkan Anda. Lewat seri Liquid E2, Acer hadir dengan smartphone quad-core dengan harga terjangkau.

Setelah hadir lebih dulu lewat model Liquid Z2/Z110 (single-core) dan Liquid E1/Gallant E350 (dual-core) maka kini Acer muncul lewat Liquid E2 yang dikategorikan sebagai kelas premium. Seperti juga model sebelumnya yang ditenagai prosesor dari MediaTek, kali ini E2 juga didukung CPU quad-core MT6589 1,2GHz yang diklaim memiliki kinerja cukup tinggi untuk bersaing dengan kompetitor sekelas.

"Liquid E2 hadir dengan feature unggulan yang umumnya ditemui pada produk papan atas namun kami tawarkan dengan harga terjangkau. Smartphone ini akan cocok dipakai oleh para profesional muda atau mereka yang gemar fotografi berkat feature kamera yang menarik," jelas Presiden Direktur Acer Indonesia, Jason Lim dalam peluncuran Acer Liquid E2 di Jakarta, Rabu (5/6).
Terjangkaunya Liquid E2 yang dijual perdana 2,5 juta rupanya karena memanfaatkan core mobile (SoC) dari MediaTek asal Taiwan yang berkinerja tinggi namun kompetitif dalam harga.

Finbarr Moynihan, General Manager of Sales and Marketing International dari MediaTek, menyebutkan bahwa kolaborasi Acer dan MediaTek merupakan komitmen mereka untuk menghadirkan produk yang bisa menjawab kebutuhan pasar. Ia juga menyebutkan beberapa keunggulan SoC MediaTek seperti temperatur yang lebih rendah dan dukungan fungsi internal fotografi yang lebih lengkap dibandingkan kompetitor.

Kamera depan E2 beresolusi 8MP diiringi zero shutter delay agar pemakai dapat merekam momen dengan segera. Selain itu ada 9 efek kamera dan feature speedy continous shooting yang bisa memotret hingga delapan gambar per detik untuk mendapatkan banyak foto dari gerakan yang cepat.
Acer Liquid E2 sudah mulai tersedia sejak pekan ini di pasar Indonesia namun di ajang Indonesian Cellular Show dan Festival Komputer Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC) pada 12-16 Juni mendatang akan hadir dengan program cash back sebesar Rp500 ribu.

Spesifikasi Acer Liquid E2

Jaringan: GSM 2,5G/3G
Displai : 4,5" qHD+ 245ppi
Sistem  : Android 4.2.1 (Jelly Bean)
RAM : 1GB
Memori : Internal 4GB
CPU : MediaTek MT6589 quad-core 1,2GHz Cortex-A7
GPU : PowerVR SGX 544MP
Kamera : 2MP (depan & 8MP (belakang)
Koneksi : microUSB, WiFi a/b/g/n, WiFi hotspot,
 Bluetooth 3.0+EDR, A-GPS-GLONASS
Dimensi : 13,1x6,8x0,99 cm
Bobot : 140 gram
Baterai : Li-ion 2000mAh

HTC Windows Phone 8X - Review

No Comments

Inilah andalan HTC untuk menjawab tantangan produsen lain di platform Windows Phone.
Semenjak Windows Phone 8 diluncurkan, persaingan antar-smartphone (terutama OSnya) seolah memasuki babak baru. Seiring dengan itu, perangkat yang mendukung Windows 8 pun mulai banyak bermunculan. Salah satunya yakni Windows Phone 8X milik HTC. Sebagai produk level tertinggi untuk di pasar WP8, HTC 8X memilih “takdir” berbeda terutama dalam hal desain. 

Jika sekarang smartphone kelas atas identik dengan layar berukuran besar, HTC 8X memilih untuk menggunakan layar berukuran 4,3 inci. Namun demikian, resolusinya tetap HD (720x1280) dan menggunakan panel andalan mereka yaitu S-LCD2. Yang disayangkan adalah, bezel dan area sekitar cukup lebar sehingga ukurannya tidak lebih kecil dari produk 4,7 inci lain (misalnya HTC One X). 

Bodi HTC 8X menganut desain yang mirip dengan One X yaitu unibody berbahan polycarbonate dengan lapisan karet. Tujuannya mencegah smartphone ini meluncur bebas saat digenggam. Sementara itu, bagian muka sepenuhnya dilindungi oleh Gorilla Glass 2. HTC 8X ditawarkan dalam tiga warna yang berbeda. Hal ini cukup menarik mengingat selama ini HTC hanya menawarkan satu atau dua jenis pilihan untuk smartphone-nya.

Dari sisi hardware, HTC 8X dibekali komponen mumpuni untuk menangani semua akti vitas smartphone ini. Di dalamnya terdapat SoC berinti ganda Krait dari Qualcomm berkecepatan 1,5 GHz lengkap dengan GPU Adreno 225 dan RAM sebesar 1 GB. Kinerja dari komponen-komponen ini terbilang sangat baik. Windows Phone yang terkenal cukup ramah spesifikasi, mampu berjalan mulus dengan spesifikasi rendah sekalipun.  
Daru sisi tampilan, WP8 terlihat hampir sama dengan WP7 walaupun sekarang Anda bisa menentukan ukuran tiles pada Start Screen. Selain itu, menu dan pengunaannya masih sama dengan versi sebelumnya. Ini membuat Anda yang pernah menggunakan WP tidak perlu lagi menyesuaikan diri. Perubahan besar dilakukan pada inti sistem operasi itu sendiri seperti dukungan untuk hardware terbaru, dukungan mass-storage, serta API grafis DirectX. 

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

HTC Windows Phone 8X meramaikan pasar smartphone yang dipenuhi pemain-pemain lama dan baru. Penggunaan sistem operasi Windows Phone 8 di produk ini diharapkan memberi alternatif  bagi para pengguna di tengah berbagai perangkat berbasis sistem operasi Android.

Hasil Pengujian
Tidak banyak aplikasi benchmarking yang tersedia untuk perangkat Windows Phone. Untuk itu, kami pun menguji perangkat ini menggunakan aplikasi benchmark berbasiskan browser. Hasilnya meski cross-platform, kinerja HTC 8X yang dibekali chipset Krait cukup menjanjikan khususnya untuk browser Mobile Internet Explorer.

Pengujian
HTC Windows Phone 8X
LG Nexus 4
Antutu Benchmark for WP
11991
-
SunSpider Javascript
905,2 ms
1814 ms

Kamera
Meski menggunakan OS yang berbeda, HTC tetap membekali smartphone ini dengan kamera mumpuni. Hasilnya? Foto yang dihasilkan terlihat memuaskan





 Micro-SIM
Karena desain unibody-nya, WP 8X ini menggunakan micro-SIM yang bisa diakses melalui slot tersendiri.







Spesifikasi

Prosesor
Qualcomm MSM8960 ‘Krait’ 1,5 Ghz Dual Core
RAM
1 GB
Kartu grafis
Adreno 225
Penyimpanan internal
16 GB (14,56 GB tersedia)
Dukungan sambungan nirkabel
HSPA+, 802.11a/b/g/n WLAN, Bluetooth 3.1, NFC
Kamera
Belakang : 8 MP, Depan : 2,1 MP
Lain – Lain
Beats Audio, Gorilla Glass 2, micro-SIM
Layar
S-LCD2 4.3” 720 x 1280 piksel
Bobot
130 gram
Sistem operasi
Windows Phone 8
Garansi
1 tahun
Situs web
http://www.htc.com
Harga (kisaran)*
Rp5.799.000
* Erafone, (021)-6514355; Minggu pertama Februari 2013

Plus     : Layar dan kamera bagus, ada tombol shutter kamera
Minus : Micro-sim, tanpa slot micro-SD

Skor Penilaian
-
Kinerja             : 4
- Fasilitas           : 4
- Kemudahan     : 3,75
- Harga               : 3
- Skor total          : 3,68

HTC Butterfly - Kupu Kupu dari HTC

No Comments
Produk ini dilengkapi kemampuan kelas jempolan berbalut desain apik. Tampilannya layaknya makhluk yang menjadi inspirasi namanya.

Kiprah HTC di segmen kelas atas selalu bisa mencuri perhatian para pengguna. Ini karena inovasi menarik yang diusungnya di setiap produk teratasnya. Dan inilah yang kami dapati ketika menguji smartphone yang satu ini, HTC Butterfly. Smartphone yang didesain mengilap ini mampu memberikan kesan bahwa produk ini berada di kelas yang berbeda. 

Meski tubuh luarnya berupa plastik, desain kilapnya tersebut membuat Butterfly terkesan “wah”. Namun seperti biasa, desain seperti ini dengan mudah menyisakan jejak jari jemari. Ukuran lima inci memang tergolong tidak kecil. Namun Butterfly memiliki kontur yang bagus dan kami akui pas di genggaman. Dan untuk melengkapi desainnya tersebut, port yang ada di bodi smartphone disamarkan dengan penutup karet. 

HTC Butterfly bisa dibilang yang pertama memopulerkan layar Full-HD untuk smartphone. Penggunaan resolusi Full-HD pada layar lima inci menghasilkan tingkat kerapatan tinggi (441 ppi). Efeknya, adanya tampilan layar yang tajam dan juga halus terutama untuk teks/font. Tak hanya itu, melalui smartphone ini, HTC juga menggunakan panel baru, S-LCD3, yang merupakan penyempurnaan dari panel sebelumnya yang digunakan pada ONE X/X+. Hasilnya, tampilan layar Butterfly terlihat apik dengan kombinasi kontras dan saturasi yang terlihat seimbang.

Untuk menunjang aspek desainnya, komponen dapur pacunya pun tidak dinomorduakan. SoC Snapdragon S4 Pro berinti empat dipercaya menangani aktivitas komputasi lengkap dengan RAM berkapasitas 2 GB. Dengan spesifikasi tersebut, kami tidak pernah mengalami masalah berarti saat menjalankan aplikasi ringan maupun beberapa game kategori HD. Kapasitas simpannya memang “cuma” 16 GB. Namun kapasitas ini masih bisa ditambah lagi melalui slot micro-SD hingga ukuran maksimal 32 GB. Bagi yang suka memotret, Butterfly memiliki kamera yang bisa diandalkan dengan hasil yang baik bahkan dalam kondisi temaram. 

Menilik software-nya, produk ini masih menggunakan sistem yang sama dengan seri sebelumnya, ONE X+. Produk ini juga mengandalkan UI Sense 4+ yang berjalan di atas OS Android Jelly Bean, sehingga tampak akrab bagi yang sudah terbiasa menggunakannya. Butterfly juga memungkinkan Anda memasukkan banyak akun online ke dalam smartphone ini. Hal ini termasuk kapasitas simpan tambahan untuk akun cloud Dropbox (sebesar 25 GB).

****

HTC Butterfly memang tak hanya memiliki tampang menarik. Produk ini juga memiliki fasilitas dan kemampuan yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Hasil Pengujian

Sebagai penerus, HTC Butterfly dengan mudah melibas One X+ pada semua jenis aplikasi benchmark. Skor yang dihasilkan terpaut jauh. Ini membuktikan bahwa kinerja Snapdragon S4 Pro ini memang jempolan.

*skor makin tinggi makin bagus

Kamera 
 Modul kamera pada HTC Butterfly masih serupa dengan seri sebelumnya, lengkap dengan lensa bukaan lebar dan chip pemroses ImageSense.

Micro-SIM 
Slot micro-SIM yang tersembunyi ini cukup menyulitkan karena letaknya cukup dalam. Ini membuat Anda harus mencungkilnya setelah melakukan eject pada lubang yang disediakan.





Spesifikasi


Plus     : Kinerja tinggi, layar dan kamera bagus
Minus : Micro-SIM, Slot micro-SIM agak merepotkan

Skor Penilaian
- Kinerja             : 5
- Fasilitas           : 4,25
- Kemudahan     : 3,75
- Harga               : 3
- Skor total         : 4

Evolusi dari Ultrabook Sony VAIO Duo 11

Rabu, 19 Juni 2013 No Comments
Evolusi dari Ultrabook Sony VAIO Duo 11

Produk ini menyajikan kesan berbeda lewat desain dual mode unik.

Ketika Intel menentukan bahwa laptop convertible merupakan evolusi selanjutnya dari ultrabook, Sony memiliki pemikiran sendiri. Menurut Sony konsumen tidak ingin direpotkan dengan upaya melepas keyboard atau terlalu berusaha memutar layar terlalu jauh. Karena itulah, Sony mendesain karakter layar Surf Slider bagi convertible pertamanya, VAIO Duo 11.

Desain Surf Slider di VAIO Duo 11 kali ini memang terlihat unik di antara convertibel lainnya. Rancangan yang memungkinkan ultrabook berubah bentuk antara komputer tablet (slate) atau laptop (regular) ini mengingatkan kita pada desain serupa di smartphone Nokia E7 yang bagian layarnya terangkat ketika dibuka.

Di sini Sony mendesain mekanisme engsel metal yang bisa bergeser sekaligus sebagai penumpu bagian layar. Strukturnya memang terlihat berbeda namun Anda juga akan menemui juluran kabel dari unit utama ke layar yang terlihat ringkih. Untungnya, untaian kabel ini dilindungi penutup sehingga tak mudah dijangkau tangan.

Layar 11,6” berpanel OptiContrast dalam resolusi Full-HD (1920x1080 pixel) di VAIO Duo tak hanya terlihat tajam dan terang (brightness 400 nits) namun juga tahan benturan. Pada awanya hal ini mungkin akan membuat Anda sedikit cemas saat membuka dan menutupnya. Namun setelah terbiasa, tentu Anda akan menyukai. Untuk memudahkan menarik layar ini disediakan kaitan khusus bagi jemari berupa gerigi di bagian samping-atas layar dan tepian yang agak menonjol di bagian atas

Namun model layar dengan kemiringan sekitar 130o ini ternyata juga tak terlalu ideal. Akibatnya laptop harus diposisikan dengan tepat agar bisa dipakai secara nyaman. Posisi sebagai laptop ini juga agak menyulitkan aktivitas video conference akibat arah webcam yang terlalu menengadah. Mau tak mau laptop harus diposisikan lebih rendah agar webcam menangkap wajah lebih tepat.

Penggunaan Windows 8 di VAIO Duo 11 (model SVD11215CV) memang tepat terlebih dengan keberadaan keyboard fisik dan pointer pengganti mouse. Sony juga menyiapkan pena khusus (stylus pen) yang memudahkan pengguna menggambar atau pun menulis catatan atau sekadar memotong (crop) gambar tertentu untuk diolah. Sayangnya pena ini tak  bisa disatukan ke laptop seperti halnya Samsung Ativ. Mungkin ini akibat keberadaan bodi VAIO Duo 11 yang sudah ramping.

Meskipun terkesan untuk profesional, laptop berbobot 1,3 kg ini ternyata juga dilengkapi dengan teknologi Dolby Home Theater v4 dan sistem amplifier S-Master untuk penggunaan headphone. Selain itu masih ada digital noise-cancelling untuk meredam bising serta teknologi “Clear Phase” plus xLOUD untuk menjernihkan dan memperkuat output audio.

****

Pada dasarnya kami cukup terkesan dengan VAIO Duo 11 karena memiliki layar tajam, lapisan kuat, dan juga mekanisme geser yang unik. Keberadaan stylus dan kinerjanya yang baik juga amerupakan nilai lebihnya. Sayangnya, pengaturan webcam atau pergantian posisi layar justru kurang menyenangkan. Bagaimanapun, inilah salah satu produk convertible yang menarik untuk dimiliki.

Hasil Pengujian

Kedua produk ultrabook ini memiliki spesifikasi utama yang setara kecuali pada media penyimpannya.. Berkat penggunaan SSD, VAIO Duo 11 tampak lebih gegas. Sayang dalam daya tahan baterai kemampuan Sony sedikit lemah walaupun masih bisa ditolerir.

Crop Menarik 

Lewa aplikasi Active Clip, gambar yang dipotong dengan stylus pen bisa diolah lebih lanjut untuk ditempelkan ke gambar lain. Gambar hasil potongan ini bisa dipakai untuk memberi kesan bayangan (siluet) yang menarik.

Stylus Navigasi

Selain via touchscreen, penggunaan ultrabook dimungkinkan lewat stylus. Stylus ini memudahkan pengguna menggambar atau membuat catatan singkat, atau sekadar memotong gambar.

Trackpoint
 
Karena tak menyediakan touchpad, VAIO Duo 11 menambahkan sebuah trackpoint di tengah area keyboard. Ini mirip seperti pada jajaran ThinkPad Lenovo.

Asus GTX 680 DirectCU II Review

No Comments
Asus GTX 680 DirectCU II

Menggunakan chip grafis kasta tertinggi Nvidia yang telah dipacu lebih kencang lagi, Asus GTX 680 DirectCU II ini menjadi salah satu kartu grafis dengan kinerja tertinggi saat ini.

Besar dan kekar merupakan kesan yang kami dapat saat kami mengeluarkan kartu grafis Asus GTX 680 DirectCU II ini dari kotak pembungkusnya. Bagaimana tidak, dengan ukuran panjang yang kira-kira setara dengan ukuran lebar sebuah motherboard ATX biasa, Asus juga memasangkan sebuah sistem pendingin yang luar biasa pada kartu grafis ini.

Sistem pendingin DirectCU yang merupakan produk paten Asus ini memang biasanya dipasangkan pada kartu grafis kelas menengah atau kelas atas. Di kartu grafis ini, pendingin DirectCU yang dipasangkan memiliki ukuran sangat besar. Demikian besarnya sehingga sistem pendingin yang terdiri dari sebuah heatsink aluminium besar dan tebal, heatpipe, serta dua buah kipas besar ini akan membutuhkan ruang hingga tiga slot pada casing Anda. Jadi, Anda akan membutuhkan sebuah casing berukuran besar untuk dapat menampung kartu grafis ini secara leluasa.

Tampilan kartu grafis yang besar dan kekar biasanya juga menandakan bahwa di dalamnya tersimpan kinerja yang sangat tinggi. Begitu pula dengan kartu grafis Asus GTX 680 DirectCU II ini. Selain sistem pendingin DirectCU yang besar itu, ternyata Asus juga telah membuat dapur pacu kartu grafis ini berlari lebih cepat. Ya, chip grafis Kepler yang digunakan di dalamnya telah dipacu lebih cepat dibandingkan standar. Kalau sebuah GeForce GTX 680 standar memiliki kecepatan standar 1000 MHz, Asus memacu kartu grafis ini 137 MHz lebih cepat. Namun, Asus tetap membiarkan memorinya berlari pada kecepatan standar, yaitu 6000 MHz. Seharusnya Asus bisa sedikit meningkatkan kecepatan memorinya juga agar kinerjanya makin cepat. Kapasitas memori lokalnya sebesar 2 GB, sangat memadai untuk menjalankan aplikasi grafis atau game pada resolusi full HD (1920 x 1080) sekalipun.

Dengan spesifikasi yang tinggi seperti itu, otomatis konsumsi dayanya juga lebih tinggi dibandingkan kartu grafis sejenis dengan kecepatan standar. Untuk itu, Anda harus memperhatikan kebutuhan daya keseluruhan PC Anda dengan catu daya yang Anda gunakan. Apalagi kalau Anda menggunakan sebuah PC dengan spesifikasi tinggi yang memang sepertinya dibutuhkan untuk menandingi tenaga dari kartu grafis ini. Kartu grafis ini memiliki dua buah port daya PCI-Express 8-pin sebagai sumber pasokan dayanya.

Bagi yang menggunakan monitor lebih dari satu, kartu grafis ini menyediakan empat buah pilihan keluaran. Kartu grafis Asus GTX 680 DirectCU II ini memiliki dua buah port DVI, satu buah Display Port, dan satu buah HDMI. Asyiknya, port HDMI ini ternyata menggunakan model port HDMI standar, bukan port mini-HDMI yang umumnya digunakan oleh beragam kartu grafis Nvidia pada umumnya.

Asus GTX 680 DirectCU II ini memang mampu menghasilkan kinerja yang sesuai dengan spesifikasi yang dimilikinya. Kartu grafis ini mampu memberikan kinerja yang sangat memuaskan. Seluruh game dan aplikasi yang kami coba pada kartu grafis ini mampu diselesaikan dengan sangat baik dengan skor yang sangat tinggi.

****

Membutuhkan sebuah kartu grafis dengan kinerja super kencang? Jika ya, Asus GTX 680 DirectCU II ini adalah salah satu pilihan yang sangat menarik. Apalagi kartu grafis ini juga dilengkapi dengan sistem pendingin yang memiliki kinerja sangat baik untuk mengurangi panas yang dihasilkan komponen kartu grafis.

Hasil Uji

 

Spesifikasi



Bentuk Besar
Kartu grafis ini memiliki ukuran yang besar. Pendinginnya memakan tiga buah slot pada casing Anda.

 
DirectCU II:
Sistem pendingin paten dari Asus ini terdiri dari heatsink aluminium yang tebal, heatpipe, dan dua buah kipas besar.

Fitur BlackBerry Z10 & BlackBerry Q10

No Comments
Setelah melalui penantian satu setengah tahun, akhirnya Research In Motion (RIM) mengumumkan versi final dari platform terbarunya, BlackBerry 10.

Dalam acara yang digelar di New York, AS, pada 30 Januari lalu, RIM sekaligus mengumumkan perubahan nama korporat menjadi BlackBerry.

Keputusan menunggalkan brand ini diambil supaya tidak membingungkan konsumen dengan keberadaan dua nama, RIM dan BlackBerry. Selain itu, nama BlackBerry juga ternyata lebih dikenal masyarakat dibandingkan RIM.

Di samping pengumuman platform BlackBerry 10, yang juga ditunggu-tunggu publik adalah pengumuman handset teranyar berbasis BlackBerry 10. Di atas panggung, Thorsten Heins (CEO BlackBerry) akhirnya memamerkan dua handset, yakni BlackBerry Z10 dan Q10.

BlackBerry Z10 hadir dengan prosesor dual-core 1,5GHz Qualcomm MSM8960 Snapdragon, chip grafis Adreno 225, layar full touch 4,2 inci, RAM 2GB, dan media simpan internal 16GB (plus slot microSD). Kamera belakang menggunakan resolusi 8MP dan 2MP di bagian depan

BlackBerry Q10 didukung prosesor dual-core 1,5GHz Cortex-A9, chip grafis PowerVR SGX544, RAM 2GB, media simpan internal 16GB (plus slot microSD), dan layar sentuh 3,1 inci + keyboard QWERTY. Kamera belakang menggunakan resolusi 8MP dan 2MP di bagian depan

Yang lebih dulu meluncur ke pasaran ialah BlackBerry Z10. Inggris menjadi negara pertama yang disambangi mulai 31 Januari 2013, disusul Kanada dan Uni Emirat Arab pada Februari 2013, dan Amerika Serikat pada Maret 2013. Harga yang dipatok bervariasi, bergantung pada paket kontrak yang ditawarkan operator di setiap negara.

Sebagai gambaran, di Inggris, operator O2 menawarkan BlackBerry Z10 secara gratis dengan kontrak £36 per bulan. Vodafone menjualnya seharga £69 (kontrak £37 per bulan). Orange memberi harga £29,99 dan T-Mobile seharga £49,99 (keduanya dengan kontrak £36 per bulan). Jika tanpa kontrak, Carphone Warehouse mematok harga BlackBerry Z10 senilai £479,95 (sekitar Rp7,3 juta).

Feature Baru di BlackBerry 10

Sejak pertama kali diumumkan dalam BlackBerry DevCon pada Oktober 2011 (saat masih bernama BBX), sejumlah feature andalan BlackBerry 10 telah dipamerkan kepada publik. Sistem operasi ini dilandaskan pada micro-kernel QNX yang pernah pula dipakai di tablet Playbook.

Secara keseluruhan, deretan feature mutakhir BlackBerry 10 terlihat betul-betul memanfaatkan antarmuka Cascade yang memaksimalkan layar sentuh. Pengoperasiannya cukup dengan menyentuh dan menggeser layar sehingga handset BlackBerry 10 pun tak menyertakan tombol fisik.

Inilah sejumlah feature utama BlackBerry 10 yang dipresentasikan oleh Vivek Bhardwaj (Head of Software Portfolio, BlackBerry) di panggung.

BlackBerry Flow/Peek

BlackBerry Flow dan Peek merupakan bagian utama dari antarmuka BlackBerry 10. Pengguna dapat dengan mudah menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan dan berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain, tanpa perlu tombol fisik. Saat sedang memutar video, misalnya, pengguna bisa “mengintip” e-mail yang masuk, cukup dengan menggeser layar ke kanan. True multitasking.

Video demo: http://youtu.be/-LDay0QmFgM

BlackBerry Hub

Cukup satu aplikasi untuk berkomunikasi dengan dunia luar. Daftar kontak BBM, e-mail, Facebook, Twitter, dan LinkedIn dapat ditemukan di BlackBerry Hub. Profil kontak pun terintegrasi sehingga memuat semua update terbaru di media sosial.

Video demo: http://youtu.be/wtYIDxp-JyY

BBM Voice/Video Chat

BlackBerry Messenger (BBM) adalah salah satu faktor utama yang memikat sebagian besar pengguna BlackBerry, khususnya di Indonesia. Pada BlackBerry 10, pengalaman chatting lewat BBM semakin kaya berkat kemampuan panggilan suara dan video (melalui koneksi WiFi). Tersedia pula feature Screen Share yang memungkinkan pengguna berbagi tampilan layar di handset-nya kepada orang yang sedang ia hubungi.

Video demo: http://youtu.be/YnDe4q3tBPw

BlackBerry Keyboard

Pada handset dengan layar full touch, BlackBerry menyediakan keyboard virtual yang mudah digunakan. Fasilitas unggulannya yaitu kemampuan rekomendasi kata berikutnya yang kira-kira akan diketik. Untuk memilih suatu kata, cukup geser kata itu ke atas. Keyboard ini juga mendukung banyak bahasa selain bahasa Inggris.

Video demo: http://youtu.be/-OJawrZBekU

Time-Shift Camera

Pernah berpose di kamera, tapi hasilnya tidak memuaskan karena mata Anda terpejam? Kamera BlackBerry 10 punya feature Time-Shift yang bisa mengatasi masalah itu. Pengguna dapat memilih pose terbaik dalam rentang sepersekian detik sebelum dan setelah foto diambil. Jika foto memuat banyak orang, perubahan pun bisa dilakukan untuk setiap wajah yang dikenali di foto.

Video demo: http://youtu.be/u9TSHk3Oed0

BlackBerry Remember

BlackBerry Remember menjadi pusat penyimpanan file, tugas, dan catatan penting. Pengguna dapat menandai pesan-pesan penting, tanggal deadline, dan menambahkan voice note. Asyiknya, aplikasi ini bisa terintegrasi dengan BlackBerry Hub dan juga akun Evernote.

Video demo: http://youtu.be/ZTALA85lRtw

BlackBerry Balance

BlackBerry Balance dapat memisahkan aplikasi dan setelan handset yang dipasang untuk kepentingan pribadi dan pekerjaan. Untuk berpindah mode, cukup memilih di antara menu Personal atau Work. Hal ini sangat bermanfaat di era BYOD. Pengguna bisa bebas memodifikasi handset-nya pada mode Personal, sementara admin TI lebih mudah mengontrol handset pada mode Work.

Video demo: http://youtu.be/lLvJG31ZK-8

BlackBerry Picture Editor & Story Maker

Rasanya inilah kali pertama BlackBerry menyematkan feature kreatif pada handset-nya. Picture Editor berfungsi untuk mengedit foto secara sederhana (crop, enhance, dan membubuhkan filter efek). Sementara itu, Story Maker berguna untuk menggabungkan foto, musik, dan teks menjadi sebuah video tematis.

Video demo Picture Editor: http://youtu.be/F0UimhPIVSI

Video demo Story Maker: http://youtu.be/2bjhDMzlVRw